Peneliti     Keyword     Tahun

Kedokteran | Kedokteran Gigi | Hukum | Ekonomi & Bisnis | Farmasi | Kedokteran Hewan | I Sosial & I Politik | Fakultas Sains dan Teknologi | Kesehatan Masyarakat | Psikologi | Ilmu Budaya | Keperawatan | Perikanan dan Kelautan |

Penelitian

Prof.Dr.Indropo Agusni, dr.,Sp.KK (K)

indropo49@gmail.com

Fakultas Kedokteran / Departemen Kesehatan Kulit dan Kelamin

Tim Peneliti :

  1. Indropo Agusni --> Peneliti Utama
  2. Cita Rosita Sigit Prakoeswa
  3. Igaa Elis Indira
  4. Ign Darmaputra

Tahun : 2008

Halaman Naskah : 5 halaman

Sumber Dana : mandiri

Besaran Dana : 0

SK. Penetapan : mandiri

Publikasi : Seminar : KONAS XII PERDOSKI, Palembang 2008

Kategori Penelitian : Kesehatan

Posting : 27-08-2012

Visitor : 5178


Download Article : PDF 5748 byte.


Title :

*KISSING LESIONS* PADA DERMATITIS KONTAK IRITAN OLEH SERANGGA JENIS PAEDERUS spp.

Author : Prof.Dr.Indropo Agusni, dr.,Sp.KK (K)


Year : 2008

Abstact :

*KISSING  LESIONS*  PADA  DERMATITIS  KONTAK IRITAN OLEH 

SERANGGA  JENIS  PAEDERUS spp.

Indropo Agusni, Cita Rosita Prakoeswa, IGAA Elis Indira, IGN Darma Putra

Departemen Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin

FK Unair  /  RSU Dr Soetomo Surabaya

 

Abstrak

 

Latar belakang  :  Dermatitis kontak iritan oleh Paederus adalah suatu dermatitis akut akibat kulit berkontak dengan cairan paederin yang dihasilkan oleh beberapa jenis serangga golongan Paederus. Cairan ini dikeluarkan serangga tersebut bila terjadi sentuhan atau benturan dengan kulit manusia secara langsung. Bisa pula secara tidak langsung lewat handuk atau baju yang tercemar oleh cairan dari serangga tersebut. Kissing lesion adalah sepasang lesi kulit yang sama, terjadi karena lesi kulit yang pertama menimbulkan lesi baru pada kulit lain yang menempel disitu, biasanya di daerah pelipatan kulit. 

 

Kasus  :  Dilaporkan 6 kasus dermatitis kontak oleh paederus yang menunjukkan lesi berpasangan. Ke 6 penderita mengalami kelainan kulit yang mendadak, terasa pedih dan gatal, terjadi dalam waktu beberapa hari sebelum datang ke dokter. Hanya 2 penderita yang mengetahui adanya kontak dengan semacam serangga, sisanya tidak mengetahui penyebabnya. Umumnya pasien baru mengetahui ada kelainan sewaktu bangun tidur. Klinis didapatkan pasangan lesi polimorf yang akut dengan tanda adanya lisis epidermal di pusat lesi. Posisi pasangan lesi berada tepat menempel di lesi lainnya bila anggota badan tersebut dilipat. Pengobatan dengan kortikosteroid dosis rendah dan antibiotika jangka pendek sudah cukup untuk kesembuhan, meninggalkan hiperpigmentasi pasca radang sementara yang akan menghilang setelah beberapa minggu. 

  

Diskusi  :  Dermatitis kontak iritan oleh Paederus sering ditemukan di musim hujan dan banyak mengenai para pengendara sepeda motor dan pengemudi mobil dengan kaca terbuka. Meskipun banyak pasien yang menduga sebagai penyakit serius, kondisi ini relatif mudah disembuhkan.

 

Kata kunci  :  Dermatitis kontak iritan – Paederus spp - paederin

 

 

 

KISSING  LESIONS  IN  PAEDERUS  DERMATITIS

 

 Indropo Agusni, Cita Rosita Prakoeswa, IGAA Elis Indira, IGN Darmaputra

Department of  Dermato-Venereology, Airlangga University,

School of Medicine – Dr. Soetomo General Hospital Surabaya

 

Abstract 

 

Background  :  Paederus Dermatitis is an acute irritant contact dermatitis due to paederin, a toxic substance produced  by insects belonged to Paederus spp. This liquid is released when the insect contact directly with human skin or indirectly via towels or clothes.  Kissing lesions is a pair of similar skin lesion that occurred when the first lesions influence the other skin, that directly touch due to its location when the extremities in fold position. 

 

Case  :  Six  cases of Paederus Dermatitis that showed kissing lesions are reported. All of patients came with acute skin lesions that feel itchy and burning sensation. Only two cases remember  the  contact with a kind of insects and  most of them  recognized when they woke up in the norning time. Clinically a pair of similar acute lesions were observed, polymorphic skin inflammation with a sign of epidermal lysis in the center of the lesion. The location of these lesions were exactly touch each other, due to its position when the organ is folded. Short treatment with antibiotics and low dose of corticosteroid gave a good results. Reversible post inflammatory hyperpigmentation  often occurred, usually  it is disappeared after several weeks.  

 

Discussion  :   Paederus dermatitis is commonly occurred during rainy season, affected people on the journey especially the motor bikers or drivers with open windows car. Although many patients worried about the disease, it is relatively easily cured.

 

Key words  :   Irritant Contact  Dermatitis – Paederus spp - paederin

 


Keyword : Irritant Contact Dermatitis – Paederus spp - paederin ,


List Article :

Related Article :

Visit Artikel : 22.752.634

Visit Website : 19.469.690

Google Scholar