Peneliti     Keyword     Tahun

Kedokteran | Kedokteran Gigi | Hukum | Ekonomi & Bisnis | Farmasi | Kedokteran Hewan | I Sosial & I Politik | Fakultas Sains dan Teknologi | Kesehatan Masyarakat | Psikologi | Ilmu Budaya | Keperawatan | Perikanan dan Kelautan |

Pengabdian Kepada Masyarakat

Prof. Dr. Agung Pranoto, dr.,MSc.Sp.PD-KEMD

agungpra@sby.centrin.net.id

Fakultas Kedokteran / Departemen Ilmu Penyakit Dalam

Tim Peneliti :

  1. Agung Pranoto --> Peneliti Utama

Tahun : 2013

Halaman Naskah : 1 halaman

Sumber Dana : Persadia

Besaran Dana : 1000000

SK. Penetapan :

Publikasi : Seminar : DOC LINC 2013, 3rd National Diabetes Forum, JAKARTA TGL 15 JUNI, Hotel Novotel Mangga Dua

Kategori Penelitian : Kesehatan

Posting : 12-07-2013

Visitor : 2060


Download Article : PDF 4131 byte.


Title :

HIGHLIGHT ON LIPID MANAGEMENT IN INDONESIA (FOKUS: DIABETES MELLITUS, KONSENSUS PERKENI 2011)

Author : Prof. Dr. Agung Pranoto, dr.,MSc.Sp.PD-KEMD


Year : 2013

Abstact :

HIGHLIGHT ON LIPID MANAGEMENT IN INDONESIA

(FOKUS: DIABETES MELLITUS, KONSENSUS PERKENI 2011)

 

Agung Pranoto

Diabetes & Nutrition Center

Division of Endocrinology Metabolism

Department of Internal Medicine

RSU Dr.Soetomo General Hospital-Medical Faculty of Airlangga University

 

Konsensus Perkeni (2011), menyebutkan bahwa untuk dapat mencegah terjadinya komplikasi kronik, diperlukan pengendalian DM yang baik yang merupakan sasaran terapi. Diabetes terkendali baik, apabila kadar glukosa darah mencapai kadar yang diharapkan serta kadar lipid dan A1C juga mencapai kadar yang diharapkan. Dislipidemia pada penyandang diabetes lebih meningkatkan risiko timbulnya penyakit kardiovaskular. Pemeriksaan profil lipid pada saat diagnosis diabetes ditegakkan. Pada pasien dewasa pemeriksaan profil lipid sedikitnya dilakukan setahun sekali dan bila dianggap perlu dapat dilakukan lebih sering. Sedangkan pada pasien yang pemeriksaan profil lipid menunjukkan hasil yang baik (LDL<100 mg/dl; HDL>50 mg/dl (laki laki >40 mg/dl, wanita >50 mg/dl); trigliserid < 150 mg/dl), pemeriksaan profil lipid dapat dilakukan 2 tahun sekali. Gambaran dislipidemia yang sering didapatkan pada penyandang diabetes adalah peningkatan kadar trigliserida, dan penurunan kadar kolesterol HDL, sedangkan kadar kolesterol LDL normal atau sedikit meningkat. Perubahan perilaku yang tertuju pada pengurangan asupan kolesterol dan penggunaan lemak jenuh serta peningkatan aktivitas fisik terbukti dapat memperbaiki profil lemak dalam darah (Konsensus Perkeni 2011).

Terapi farmakologis sedini mungkin bagi penyandang diabetes yang disertai dyslipidemia, dengan target terapi: 1) Target utamanya adalah penurunan LDL 2) Pada penyandang diabetes tanpa disertai penyakit kardio­vaskular: LDL <100 mg/dL (2,6 mmol/L). 3) Pasien dengan usia >40 tahun, dianjurkan diberi terapi statin untuk menurunkan LDL sebesar 30­40% dari kadar awal. 4) Pasien dengan usia <40 tahun dengan risiko penyakit kardio­ 
vaskular yang gagal dengan perubahan gaya hidup, dapat 
diberikan terapi farmakologis. 5) Pada penyandang DM dengan penyakit Acute Coronary Syndrome (ACS) atau telah diketahui penyakit pembuluh darah lainnya atau mempunyai banyak faktor risiko maka target LDL <70 mg/dL (1,8 mmol/L), Semua pasien diberikan terapi statin untuk menurunkan LDL sebesar 30­40%, Trigliserida < 150 mg/dL (1,7 mmol/L), HDL > 40 mg/dL (1,15 mmol/L) untuk pria dan >50 mg/dL untuk wanita, Setelah target LDL terpenuhi, jika trigliserida ≥150 mg/dL (1,7 mmol/L) atau HDL ≤40 mg/dL (1,15 mmol/L) dapat diberikan niasin atau fibrat, Apabila trigliserida ≥400 mg/dL (4,51 mmol/L) perlu segera diturunkan dengan terapi farmakologis untuk mencegah timbulnya pankreatitis, terapi kombinasi statin dengan obat pengendali lemak yang lain mungkin diperlukan untuk mencapai target terapi, dengan memperhatikan peningkatan risiko timbulnya efek samping, Niasin merupakan salah satu obat alternatif yang dapat digunakan untuk meningkatkan HDL, namun pada dosis besar dapat meningkatkan kadar glukosa darah, pada wanita hamil penggunaan statin merupakan kontra indikasi (Konsensus Perkeni 2011).


Keyword : Diabetes, Konsensus Perkeni, Lipid,


List Article :

Related Article :

Visit Artikel : 22.631.828

Visit Website : 19.281.351

Google Scholar