Peneliti     Keyword     Tahun

Kedokteran | Kedokteran Gigi | Hukum | Ekonomi & Bisnis | Farmasi | Kedokteran Hewan | I Sosial & I Politik | Fakultas Sains dan Teknologi | Kesehatan Masyarakat | Psikologi | Ilmu Budaya | Keperawatan | Perikanan dan Kelautan |

Penelitian

Sunarso Suyoso, dr., Sp.KK(K)

Fakultas Kedokteran / Departemen Kesehatan Kulit dan Kelamin

Tim Peneliti :

  1. Sunarso Suyoso
  2. Cita Rosita Sigit Prakoeswa
  3. Hasrulliana Ningsih W

Tahun : 2010

Halaman Naskah : 6 halaman

Sumber Dana :

Besaran Dana : 0

SK. Penetapan : Mandiri

Publikasi : Media Jurnal : Berkala Ilmu Kesehatan Kulit & Kelamin Vol.22 No.1 April 2010

Kategori Penelitian : Kesehatan

Posting : 02-03-2012

Visitor : 4708


Download Article : PDF 4582 byte.


Title :

Manifestasi Klinis dan Identifikasi Spesies Penyebab Kandidiasis Oral pada Pasien HIV/AIDS RSUD Dr. Soetomo Surabaya (Clinical Manifestation and Species Identification of Oral Candidiasis in HIV/AIDS Patients at Dr. Soetomo General Hospital Surabaya)

Author : Sunarso Suyoso, dr., Sp.KK(K)


Year : 2010

Abstact :

Abstrak

Latar belakang: Kolonisasi Candida pada orofaring sering ditemukan pada individu yang terinfeksi HIV/AIDS, bahkan akhir-alhir ini terdapat pergeseran penyebab kandidiasis pada pasien HIV/AIDS yang mengakibatkan spesies Candida non-albicans semakin meningkat frekuensinya. Tujuan: Untuk mengetahui persentase manifestasi klinis dan identifikasi spesies Candida yaitu Candida albicans dan Candida non-albicans yang menyebabkan Kandidiasis Oral (KO) pada penderita HIV/AIDS di RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Metode: Tiga puluh dua kasus KO pada penderita HIV/AIDS dideteksi di Ruang Perawatan Intermediet Penyakit Infeksi (RPIPI) RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Diagnosis KO ditegakkan berdasarkan gambaran klinis, sediaan basah, kultur Candida pada agar CHROM, agar Cornmeal-Tween 80 dan uji fermentasi karbohidrat. Hasil: Dari 32 kasus KO, gambaran klinisnya berupa 16 kasus kandidiasis pseudomembrans akut (50%), 10 kasus kandidiasis eritematosus akut (31,25%), 4 kasus kandidiasis hiperplastik kronik (12,12%), 1 kasus perleche (3,13%), 1 kasus kombinasi kandidiasis eritematosus akut dan perleche. Dari 32 kasus KO yang dikultur semuanya tumbuh, terdiri dari 12 spesies Candida albicans (35,29%) dan 22 spesies Candida non-albicans (64,71%) yang terdiri dari 10 spesies C. tropicalis (29,41%), 5 spesies C. dubliniensis (14,71%), 5 kasus C. glabrata (14,71%) dan 2 kasus C. guilliermondii (5,88%). Kesimpulan: Pada penelitian ini disimpulkan bahwa 12 kasus KO disebabkan oleh Candida albicans (35,29%) lebih rendah dari Candida non-albicans sebanyak 22 kasus (64,71%). Rasio C. albicans dan C. non-albicans sebesar 1:2. Pada media agar CHROM ditemukan C. dubliniensis yang biasanya ditemukan pada penderita HIV/AIDS.

 

Kata kunci: kandidiasis oral, manifestasi klinis, agar CHROM, C. dubliniensis

 

ABSTRACT

Background: Candida species colonization in the oropharynx is often found in HIV/AIDS patients. Recently, there is a shifting the cause of oral candidiasis in HIV/AIDS patients which result in the increased frequency of Candida non-albicans species colonization. Purpose: We want to know clinical manifestations, identification of species Candida, C. albicans and C. non-albicans percentage that caused Oral Candidiasis (OC) in HIV/AIDS patients at Dr. Soetomo General Hospital Surabaya. Method: Thirty two OC in HIV/AIDS patients were detected at Intermediate Care Unit for Infection Dr. Soetomo General Hospital Surabaya. The diagnosis was established by clinical signs, wet mount, Candida cultures in CHROMagar Candida, Cornmeal-Tween 80 agar and Carbohydrate fermentation. Result: From 32 OC cases, the clinical manifestations were acute pseudomembrane candidiasis 16 cases (50%), acute erythematous candidiasis 10 (31.25%), chronic hyperplastic candidiasis 4 cases (12.12%), perleche 1 case (3.13%), combined acute erythematous candidiasis with perleche 1 case (3.13%). All of 32 Candida cultures grew, there were 12 C. albicans species (35.29%), and 22 C. non-albicans species (64.71%); e.g. C. tropicalis: 10 cases (29.41%), C. dubliniensis: 5 cases (14.71%), C.glabrata: 5 cases (14.71%), and C.guilliermondii: 2 cases (5.88%). Conclusion: In this study we revealed OC caused by C. albicans 12 (35.29%) which is lower than C. non-albicans 22 (64.71%). C. albicans and C. non-albicans ratio was 1:2. On CHROMagar Candida media, we found species C. dubliniensis which it was usually found in HIV/AIDS patients and it was cultured by CHROMagar Candida media.

 

Key words: oral Candidiasis, Clinical manifestations, etiology, CHROMagar C. dubliniensis


Keyword : oral Candidiasis, Clinical manifestations, etiology, CHROMagar C. dubliniensis,


List Article :

Related Article :

Visit Artikel : 22.759.668

Visit Website : 19.480.332

Google Scholar