Peneliti     Keyword     Tahun

Kedokteran | Kedokteran Gigi | Hukum | Ekonomi & Bisnis | Farmasi | Kedokteran Hewan | I Sosial & I Politik | Fakultas Sains dan Teknologi | Kesehatan Masyarakat | Psikologi | Ilmu Budaya | Keperawatan | Perikanan dan Kelautan |

Penelitian

Dr. Miratul Khasanah, Dra., M.Si

miratulkhasanah@yahoo.com

Fakultas Fakultas Sains dan Teknologi / Departemen Kimia

Tim Peneliti :

  1. Miratul Khasanah
  2. Ganden Supriyanto
  3. Siti Wafiroh

Tahun : 2009

Halaman Naskah : 38 halaman

Sumber Dana : DIPA-RM STRATNAS

Besaran Dana : 0

SK. Penetapan :

Publikasi :

Kategori Penelitian : Kesehatan

Posting : 03-12-2010

Visitor : 6280


Download Article : PDF 3967 byte.


Title :

Sensor Sensitif Asam Urat berbasis Molecularly Imprinted Polymer

Author : Dr. Miratul Khasanah, Dra., M.Si


Year : 2009

Abstact :

Tingginya konsentrasi asam urat di dalam tubuh seringkali dikaitkan dengan beberapa penyakit berbahaya seperti hiperurisemia, hipertensi, penyakit ginjal dan kardiovaskuler, sehingga diperlukan metoda yang tepat untuk mendeteksi secara akurat kadar asam urat dalam tubuh. Metode voltametri telah banyak dikembangkan untuk penentuan kadar asam urat, tetapi analisis asam urat dengan metoda ini diganggu oleh vitamin C yang biasanya terdapat bersama-sama dengan asam urat dalam sampel serum dan urin.

Tujuan penelitian yang dilakukan ini adalah memperoleh metode analisis asam urat yang cepat, sensitif, dan selektif, dengan limit deteksi yang rendah melalui pengembangan sensor dengan cara memodifikasi hanging mercury drop electrode dengan molecularly imprinted polymer dan mengaplikasikannya untuk analisis asam urat dalam sampel serum.

Pada penelitian ini polimer dibuat dari monomer asam metakrilat(MAA), cross linker etilen glikol dimetil metakrilat(EGDMA), inisiator azobis isobutironitril(AIBN). Polimer dikarakterisasi menggunakan spektrofotometer merah infra (IR) dan scanning electron microscopy (SEM). Parameter penelitian yang dipelajari adalah komposisi polimer dan kondisi elektropolimerisasi, serta kondisi pengukuran. Dilakukan uji validitas metoda meliputi batas deteksi, sensitivitas, reprodusibilitas, dan recovery.

       Dari hasil analisis menggunakan spektrofotometri IR diperoleh data bahwa polimer poli-MAA maupun MIP telah terbentuk. Dari analisis dengan SEM diperoleh bahwa rongga polimer poliMAA-co EGDMA yang terbentuk homogen. MIP yang disintesis dengan perbandingan mol monomer : cross linker : template : inisiator = 1:1:1:0,01 dan 1:3:1:0,01 memberikan kinerja optimum. Terjadi pergeseran peak potensial asam urat yang diperoleh dari analisis menggunakan elektroda HMDE dan HMDE-termodifikasi MIP. Dari hasil analisis secara cyclic voltammetry menunjukkan bahwa reaksi asam urat pada elektroda HMDE tidak reversibel.

       Linieritas respon arus sangat bagus untuk konsentrasi larutan standar asam urat 0,2 – 1,0 ppb yang dinyatakan dengan persamaan regresi Y = 16,45 x + 20,169 dengan harga koefisien korelasi (r) sebesar 0,9963. Sensitivitas dan presisi (RSD) metoda yang diperoleh berturut-turut sebesar 16, 405 nA/ppb dan 0,46 – 1,84%. Limit deteksi yang diperoleh adalah 0,094 ppb. Keberadaan asam askorbat dengan konsentrasi 333 kali konsentrasi asam urat hanya menurunkan respon arus sebesar 6,50%. Recovery dalam serum kontrol menggunakan HMDE dan HMDE-MIP berturut-turut sebesar 97,9% dan 66,7%.

Dari hasil aplikasi elektroda modifikasi HMDE-MIP untuk penentuan kadar asam urat dalam sampel serum diperoleh penyimpangan sebesar 1,08 – 2,16% jika dibandingkan dengan HMDE.


Keyword : sensor - asam urat – molecularly imprinted polimer – hanging mercury drop electrode,


List Article :

Related Article :

Visit Artikel : 22.337.692

Visit Website : 18.827.453

Google Scholar