Peneliti     Keyword     Tahun

Kedokteran | Kedokteran Gigi | Hukum | Ekonomi & Bisnis | Farmasi | Kedokteran Hewan | I Sosial & I Politik | Fakultas Sains dan Teknologi | Kesehatan Masyarakat | Psikologi | Ilmu Budaya | Keperawatan | Perikanan dan Kelautan |

Penelitian

Prof. Dr.Nancy Margarita Rehatta, dr.,Sp.AnK

rita@fk.unair.ac.id

Fakultas Kedokteran / Departemen Anestesiologi & Reanimasi

Tim Peneliti :

  1. Arie Utariani
  2. Nancy Margarita Rehatta
  3. Soni Sunarso Sulistiawan --> Peneliti Utama

Tahun : 2011

Halaman Naskah : 10 halaman

Sumber Dana : WORLD BANK

Besaran Dana : 25000000

SK. Penetapan :

Publikasi : :

Kategori Penelitian : Kesehatan

Posting : 25-02-2012

Visitor : 4277


Download Article : PDF 2816 byte.


Title :

Studi Pendahuluan: Hubungan antara Suhu Membran Timpani dengan Kejadian Asidosis Metabolik pada Pasien Trauma Multipel

Author : Prof. Dr.Nancy Margarita Rehatta, dr.,Sp.AnK


Year : 2011

Abstact :

Studi Pendahuluan:  Hubungan antara Suhu Membran Timpani dengan Kejadian Asidosis Metabolik pada Pasien Trauma Multipel

Soni Sunarso Sulistiawan, Arie Utariani, Nancy Margarita Rehatta

Departemen Anestesiologi dan Reanimasi Kedokteran Gawat Darurat

Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga

RSU Dr. Soetomo Surabaya

LATAR BELAKANG: Hipotermi sering terjadi pada pasien trauma multiple. Hipotermi akan menyebabkan morbiditas dan mortalitas bila berkaitan dengan asidosis metabolik. Termometer membran timpani adalah suatu alternatif pengukuran suhu inti yang dapat dipercaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi hipotermi dan asidosis metabolik serta korelasinya pada pasien trauma multipel. METODE dan BAHAN: Penelitian ini merupakan penelitian prospektif dan observasional. Kami meneliti 12 pasien trauma multiple selama satu bulan dengan klasifikasi perdarahan Giseck kelas III-IV atau Injury Severity Score (ISS)≥25. Kami melakukan pengukuran suhu membran timpani pada ruang resusitasi, ruang operasi dan ruang observasi intensif. Pemeriksaan analisa gas darah diperiksa setelah pasien dilakukan resusitasi di ruang resusitasi dan ruang observasi intensif. HASIL: Hipotermi pada ruang resusitasi terjadi sebanyak 7 dari 12 pasien (58,33%), pada ruang operasi sebanyak 10 dari 10 pasien (100%) dan pada ruang observasi intensif sebanyak 8 dari 9 pasien (88,89%). Asidosis metabolik pada ruang resusitasi terjadi sebanyak 8 dari 12 pasien (66,66%) dan pada ruang observasi intensif sebanyak 5 dari 9 pasien (55,55%). SIMPULAN : Prevalensi dari hipotermi dan asidosis metabolik sangat tinggi pada pasien trauma multiple. Terdapat korelasi positif yang signifikan antara hipotermi dengan asidosis metabolik p=0,017 (p<0,05). Simpulan ini masih harus diteliti lebih lanjut dengan sampel yang lebih besar.


Keyword : Suhu membran timpani, asidosis metabolik, trauma multipel ,


List Article :

Related Article :

Visit Artikel : 22.327.475

Visit Website : 18.811.375

Google Scholar